Apa dan Siapakah Soetrisno Bachir, si Hidup adalah Perbuatan …

Posted by Admin 7 July, 2008 - 14 views

Mungkin masih banyak yang belum tahu, siapakah sebenarnya Soetrisno Bachir?

Soetrisno Bachir (baca: Sutrisno Bakir) adalah Ketua Umum PAN, Partai berlambang Matahari. dimana Sekjennya (Sekretaris Jenderal) adalah Zulkifli Hasan. Dia adalah Calon Presiden Republik Indonesia pada PEMILU tahun 2009 nanti (sudah getol kampanye di TV) dari PAN.

Biodata Soetrisno Bachir

Nama :
Soetrisno Bachir

Lahir :
Pekalongan, 10 April 1957

Agama :
Islam

Pendidikan :
- Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti 1977-1980 (tidak selesai)
- Fakultas Ekonomi Universitas Pekalongan 1980-1989
- Ujian Negara di Universitas Diponegoro 1990
Karir :
- Pengusaha (Grup Ika Muda, Grup Sabira)
- Anggota Majelis Ekonomi PP Muhammadiyah
- Ketua Umum Partai Amanat Nasional (2005- sekarang)
Keluarga :
Ayah: Haji Bachir Ibu: Hajjah Latifah Djahri Istri : Anita Rosana Dewi Anak: Meisa Prasati, Layaliya Nadia Putri, dan Maisara Putri, Muhammad Izzan
Tergolong bandel di masa kanak-kanak sampai remaja, Soetrisno Bachir pernah gemar berkelahi. Namun sepeninggal ayahnya pada 1973, Soetrisno yang kala itu pelajar SMA Negeri Pekalongan berubah drastis menjadi pemuda yang penyayang dan sensitif. Sejak itu pula ia giat membantu ibunya menggerakkan bisnis batik keluarga. Hal ini yang mendera keuletannya dalam berwirausaha dan modal kesuksesan di kemudian hari sebagai seorang pengusaha.

Dari bantu-bantu ibu, beberapa tahun kemudian, pada 1977, bersama seorang kakaknya, Kamaluddin Bachir, ia mendirikan toko batik "BL"-kependekan dari Bachir, nama ayahnya, dan Latifah Djahri, ibunya. Toko yang berlokasi di Kebayoran Baru Jakarta Selatan itu diurusnya sepulang kuliahnya di Fakultas Ekonomi, Universitas Trisakti.

Sukses dengan toko kecil itu Soetrisno dan Kamaluddin mendirikan Grup Ika Muda– perusahaan yang belakangan meroket menjadi pelopor bisnis properti di Jawa Tengah serta perikanan pada 1980-an. Mereka berdua pun menjadi tumpuan dan tulang punggung ekonomi keluarga.

Demi keberhasilan berwirausaha itu pula ia mengorbankan kuliahnya di Universitas Trisakti. Kembali ke Pekalongan, ia berkonsentrasi membantu kakaknya mengelola perusahaan. Walau begitu ia masih sempat meneruskan kuliahnya di Fakultas Ekonomi Universitas Pekalongan, yang ditempuhnya selama sembilan tahun. Adapun ujian negara ditempuhnya di Universitas Diponegoro Semarang. "Saya bekerja sambil kuliah, bukan kuliah sambil bekerja," ujar Soetrisno. Maka tak heran jika untuk meraih gelar sarjana ekonomi, ia butuh waktu 13 tahun.

Ketekunan dan pengorbanannya toh berbuah manis. Selain mengangkat kondisi ekonomi keluarga, jalan yang diretasnya bersama Kamaluddin itu mengantarkan saudara-saudaranya yang lain untuk ikut membesarkan perusahaan ini. SB sendiri akhirnya meninggalkan Ika untuk mengembangkan usahanya sendiri dengan bendera Grup Sabira–berasal dari kata "sabar".

Boleh jadi karena sabar itu lah resepnya dalam menjalani kehidupan. Satu lagi yang paling penting baginya adalah beramal: menyantuni fakir miskin dan anak-anak yatim. Ia meyakini bahwa doa anak-anak yatim dan kaum dhuafa merupakan "investasi" yang tak ternilai harganya.

Dengan terpilih sebagai Ketua Partai Amanat Nasional (PAN), Soetrisno Bachir makin sibuk. Tapi, "Sesibuk apa pun kita harus bisa meluangkan waktu untuk keluarga," ujar suami Anita Rosana Dewi ini. Hidup rukun dengan keluarga dan selalu berkomunikasi dengan istri, membuatnya merasa ringan menghadapi soal-soal berat di dunia bisnis.

Di waktu luang, ia kerap mengajak anak-anaknya berkunjung ke panti asuhan. Tidak bisa main golf, olahraganya karate, renang, dan lari treadmill.


Share

Categories : Politik Tags : , , , , , , , , , , , , , ,

Comments

No comments yet.


Leave a comment

(required)

(required)


To use reCAPTCHA you must get an API key from http://recaptcha.net/api/getkey